Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Setelah Mereka Wafat
Artikel berbakti kepada orang tua >> Rasululloh Sholallohu’alaihi wa sallam telah menganjurkan kepada kita agar berbakti kepada kedua orang tua dan bersikap yang baik terhadap mereka walaupun setelah mereka wafat. Salah satu tauladan yang patut kita jadikan ibroh adalah kisah terkenal dari Shohabat Abdulloh bin Umar Radhiallohu’anhu yang ketika itu ayahandanya yaitu Umar ibn Khatab Radhiallohu’anhu.
Pada suatu hari seorang pria datang menemui beliau dan berkata: “Waai
Rasululloh, kedua orang taku sudah wafat. Dahulu aku berbakti dan
sayang pada keduanya. Aku selalu mengurus keduanya. Apakah aku punya
kewajiban berbakti kepada keduanya sesudah mereka wajat?”
Maka Rasululloh Sholallohu’alaihi wa sallam berkata kepadanya:
“Ya, dengan mendoakannya, memohonkan ampunan baginya, melaksankaanjanjinya, memuliakan janjjinya, memuliakan teman-temannya dan menyambung tali silaturrahim yang tidaklah disambung kecuali denganya.” (Hadis ini lemah diriwayatkan oleh: Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, Abu Useid Malik bin Rabi’ah)
“Ya, dengan mendoakannya, memohonkan ampunan baginya, melaksankaanjanjinya, memuliakan janjjinya, memuliakan teman-temannya dan menyambung tali silaturrahim yang tidaklah disambung kecuali denganya.” (Hadis ini lemah diriwayatkan oleh: Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, Abu Useid Malik bin Rabi’ah)
Kisah Abdulloh bin Umar yang Berbakti kepada kedua orang tua nya
Lelakki itu menjawab: “Ya, benar akulah orangnya.”
Maka Abdulloh bin Umar turun dari keledainya dan berkata: “Naikilah keledai ini.”
Kemudian dia melepas sorbannya dan memberikannya kepada lelaki itu lalu berkata: “Ikatlah kepalamu dengan sorban ini.”
Maka Abdulloh bin Umar turun dari keledainya dan berkata: “Naikilah keledai ini.”
Kemudian dia melepas sorbannya dan memberikannya kepada lelaki itu lalu berkata: “Ikatlah kepalamu dengan sorban ini.”
Berberapa orang teman Abdulloh bin Umar
berkata: “Semoga Alloh memberbaiki keadanmu. Mereka itu adalah
orang-orang Arab Badui. Mereka sudah puas diberi yang sedikit. Engkau
malah memberi keledai yang engkau tunggangi ditambah sorban buat
pengikat kepalamu?“
Maka Abdulloh bin Umar Radhiallohu’anhuma berkata kepada mereka: „Sesungguhnya aku mendengar Rasululloh Sholallohu’alahi wa sallam bersabda:
Maka Abdulloh bin Umar Radhiallohu’anhuma berkata kepada mereka: „Sesungguhnya aku mendengar Rasululloh Sholallohu’alahi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya merupakan berbakti yang
paling baik adalah seseorang yang menyambung hubungan dengan orang-orang
yang dikasihi oleh ayahnya sesudah siayah wafat.“
Dan sesungguhnya ayah dari lelaki Arab ini dahulunya adlaah teman Umar Radhiallohu’nhu.“ (HR. Muslim)
Dan sesungguhnya ayah dari lelaki Arab ini dahulunya adlaah teman Umar Radhiallohu’nhu.“ (HR. Muslim)
Itulah salah satu cara berbakti kepada kedua orang tua
yang paling agung setelah mereka wafat. Berbakti kepada ayah bukan
hanya semasa mereka hidup saja, namun yang lebih agung dari itu adalah
bakti yang terus berlanjut sesudah mereka wafat. Salah satu hal yang
lain yang dapat kita lakukan setelah mereka wafat adalah dengan
bersedekah. Mari ikut bersedekah Al Quran untuk kedua orang Tua, semoga
kebaikan kita akan menjadi salah satu syafaat yang mereka harapkan di
akherat kelak.
http://berbaktikepadaorangtua.com/berbakti-kepada-kedua-orang-tua/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar