Kampus Merdeka merupakan bagian
dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempaatan bagi mahasiswa/i
untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia
kerja sebagai persiapan karier masa depan. Program Kampus Mengajar merupakan
suatu kebijakan yang melibatkan mahasiswa secara nyata dalam rangka penguatan
pembelajaran dan membantu sekolah dalam masa dalam pembelajaran, khususnya di
tengah pandemi.
Program Kampus Mengajar memiliki
4 poin penting yaitu melanjutkan pembelajaran di masa pandemi terutama untuk SD
dan SMP di daerah 3T, menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan
pembelajaran literasi dan numerasi, dan menjadi mitra guru dalam melakukan
kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Selain melakukan bantuan asistensi
mengajar kami juga memiliki beberapa program untuk membuat sekolah menjadi
lebih baik lagi dan lebih berkembang.
Salah satu program yang kami
lakukan selama pengabdian di SD NU Darussalam – semen selama 5 bulan adalah
menerapkan pembiasaan upacara sebagai wujud cinta tanah air di masa pandemic
covid -19 di SD NU Darussalam. Pandemi lagi-lagi jadi penyebab anak-anak
kehilangan banyak hal dalam pembelajaran. Termasuk pengalaman bisa merasakan
langsung upacara di lapangan sekolah. Terlebih anak-anak yang memang baru masuk
Sekolah Dasar pada masa pandemi, seperti anak saya. Padahal ada banyak
nilai-nilai yang diajarkan dalam upacara bendera di sekolah.
Pertama, upacara bendera
menanamkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Mulai dari penghormatan terhadap
bendera sebagai lambang negara, menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, pembacaan
Pancasila dan pembukaan UUD 45, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang
serta menghormati perjuangan para pahlawan bangsa.
Meski saat dilakukan itu terasa
membosankan dan terkesan membebani. Tapi tanpa sadar upacara bendera mematri
rasa cinta pada negeri ini. Buktinya berkat upacara bendera bertahun-tahun,
selalu ada rasa haru dan bangga saat Indonesa Raya berkumandang. Berkat upacara
bendera pula saya jadi hafal banyak lagu-lagu perjuangan.
Upacara bendera juga mengajarkan
anak-anak kedisiplinan. Peserta upacara diminta untuk tegak berdiri dalam
barisan yang rapi, berpakaian seragam plus atribut lengkapnya dan mengikuti
segala instruksi komandan upacara hingga upacara usai.
Jangan lupa nilai-nilai
kepemimpinan dan gotong royong yang juga ada dalam upacara bendera. Anak-anak
diasah jiwa kepemimpinan saat mereka bertugas sebagai komandan upacara atau komandan
regu. Sementara para petugas pengibar bendera akan mengajarkan arti gotong
royong dan bahu membahu dalam prosesi pengibaran bendera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar