kursor

Wavy Tail

Senin, 27 Desember 2021

Pembiasaan Upacara Bendera melalui program Kampus Mengajar Angkatan 2

 


Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempaatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Program Kampus Mengajar merupakan suatu kebijakan yang melibatkan mahasiswa secara nyata dalam rangka penguatan pembelajaran dan membantu sekolah dalam masa dalam pembelajaran, khususnya di tengah pandemi.

Program Kampus Mengajar memiliki 4 poin penting yaitu melanjutkan pembelajaran di masa pandemi terutama untuk SD dan SMP di daerah 3T, menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, dan menjadi mitra guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Selain melakukan bantuan asistensi mengajar kami juga memiliki beberapa program untuk membuat sekolah menjadi lebih baik lagi dan lebih berkembang.

Salah satu program yang kami lakukan selama pengabdian di SD NU Darussalam – semen selama 5 bulan adalah menerapkan pembiasaan upacara sebagai wujud cinta tanah air di masa pandemic covid -19 di SD NU Darussalam. Pandemi lagi-lagi jadi penyebab anak-anak kehilangan banyak hal dalam pembelajaran. Termasuk pengalaman bisa merasakan langsung upacara di lapangan sekolah. Terlebih anak-anak yang memang baru masuk Sekolah Dasar pada masa pandemi, seperti anak saya. Padahal ada banyak nilai-nilai yang diajarkan dalam upacara bendera di sekolah.

Pertama, upacara bendera menanamkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Mulai dari penghormatan terhadap bendera sebagai lambang negara, menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, pembacaan Pancasila dan pembukaan UUD 45, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang serta menghormati perjuangan para pahlawan bangsa.

Meski saat dilakukan itu terasa membosankan dan terkesan membebani. Tapi tanpa sadar upacara bendera mematri rasa cinta pada negeri ini. Buktinya berkat upacara bendera bertahun-tahun, selalu ada rasa haru dan bangga saat Indonesa Raya berkumandang. Berkat upacara bendera pula saya jadi hafal banyak lagu-lagu perjuangan.

Upacara bendera juga mengajarkan anak-anak kedisiplinan. Peserta upacara diminta untuk tegak berdiri dalam barisan yang rapi, berpakaian seragam plus atribut lengkapnya dan mengikuti segala instruksi komandan upacara hingga upacara usai.

Jangan lupa nilai-nilai kepemimpinan dan gotong royong yang juga ada dalam upacara bendera. Anak-anak diasah jiwa kepemimpinan saat mereka bertugas sebagai komandan upacara atau komandan regu. Sementara para petugas pengibar bendera akan mengajarkan arti gotong royong dan bahu membahu dalam prosesi pengibaran bendera.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar